PSIKOLOGI MANAJEMEN

Nama               : Melysa
NPM               : 16514589
Kelas               : 3PA18
Hari/Tanggal   : Senin, 24 Oktober 2016
Waktu             :  22.10 WIB

1.      Analisis gaya ke pemimpinan dari tokoh tokoh berikut ini :
a)      Soekarno
b)      Soeharto
c)      Susilo bambang yudiyono
d)     Joko widodo
Cari dengan teori ke pemimpinan yang anda dapatkan.

Jawab :
a)      Gaya ke pemimpinan soekarno
Gaya ke pemimpinan yang di terapkan oleh Ir.soekarno berorientasi pada moral dan etika ideologi yang mendasari negara atau partai, sehingga sangat konsisten dan sangat fanatik, cocok diterapkan pada era tersebut. Sifat ke pemimpinan yang juga menonjol dan Ir.soekarno adalah percaya diri yang kuat, penuh daya tarik, penuh inisiatif dan inovatif serta kaya dengan ide dan gagasan baru.
Soekarno juga termasuk sebagai tokoh yang nasionalis dan anti kolonialisme yang pertama, baik di dalam negeri maupun untuk lingkup negeri-negeri seperti india, cina, Vietnam, dan lain lainnya.
Teori ke pemipinan etika ideology yang diterapkan pada Soekarno sebagai berikut:
Ø  Egoisme
Rachel memperkenalkan dua konsep yang berhubungan dengan egoism, yaitu egoisme psikologis dan egoisme etis. Kedua konsep ini tampak mirip karena keduanya menggunakan istilah egoisme, namun sebenarnya keduanya mempunyai pengertian yang berbeda.
Egoisme psikologis adalah suatu teori yang menjelaskan bahwa semua tindakan manusia di motivasi oleh kepentingan berkuat diri. Menurut teori ini orang boleh saja yakin bahwa ada tindakan mereka yang bersifat luhur dan suka berkorban, namun semua tindakan yang suka berkorban tersebut ialah iliusi.
Munculnya paham egoisme etis memberikan landasan yang sangat kuat bagi munculnya paham ekonomis capitalis dalam ilmu ekonomi.

Ø  Utilitarianisme
Menurut teori ini suatu tindakan dapat dikatakan baik jika membawa manfaat bagi bagi banyak anggota dan masyarakat  dan paham ini di sebut juga dengan paham teleologis.
Perbedaan paham utilitarianisme dengan paham egoisme rtis terletak pada siapa yang memperoleh manfaat. Egoisme etis melihat dari sudut pandangan kepentingan individu, sedangkan paham inimelihat dari sudut ke pentingan orang banyak (kepentingan bersama).
Ø  Deotologi
Paradigma teori ini dangan berbeda dengan teori egoisme dan utilitarisme yang sudah di bahas di atas. Teori lebih menekankan menilai suatu tindakan berdasarkan hasil, konsekuensi, atau tujuan dari tindakan tersebut.

b)      Gaya ke pemimpinan Soeharto
Gaya ke pemimpinan yang soeharto merupakan gaya ke pemimpinan otoriter, dominan dan sentralistis.
Dan berikut teori yang bergaya otoriter yang diterapkan oleh Soeharto sebagai berikut :
Menurut Fred S. Siebet teori otoriter menyatakan bahwa hubungan antara media massa dengan masyarakat ditentukan oleh asumsi-asumsi filsafati yang mendasar tentang manusia dan negara. Dalam hal ini mencakup
Ø  Sifat manusia
Ø  Sifat masyarakat
Ø  Hubungan antara manusia dan negara
Ø  Masalah filsafati yang mendasar, sifat pengetahuan dan sifat kebenaran.

c)      Gaya ke pemimpinan Susilo bambang yudhono
Gaya ke pemimpinan yang diterapkan oleh Susilo bambang yudhono adalah demokratis, menghargai perbedaan pendapat.
Setiap gaya ke pemimpinan tentunya mempunyai hal-hal yang membedakan dari gaya ke pemimpinan lainnya, begitu juga dengan gaya kepemimpinan demokratis ini juga mmepunyai ciri-ciri tertentu. Adapun ciri ciri ke pemimpinan demokrasi menurut Nugroho (2013) antara lain :
a)         wewenang pemimpin tidak mutlak
yaitu keputusan pimpinan bisa di pengaruhi oleh masukan dari bawahan, bukan sebagai bentuk interferensi, dalam hal ini lebih ditekankan dari atas musyawarat.
b)         Komunikasi berlangsung timbal balik artinya komunikasi antar pemimpin dan bawaan berlangsung secara baik, tanpa adanya rasa takut atau canggung.
c)         Kebijakn dibuat secara bersamaan antara pemimpin dan bawahan.
d)         Banyak kesempatan bagi bawahan untuk mengeluarkan pendapat.
e)         Pimpinan mendorongan prestansi bawahan.
f)         Suasana saling percaya, menghormati dan menghargai.
g)         Tanggung jawab di pikul bersama dan saling berkerja sama.

d)     Gaya ke pemipinan Joko widodo
Gaya ke pemimpinan Joko widodo yaitu  transparan dan gaya ke pemimpin jokowi juga sangat bagus karena beliau mau untuk turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan. Hal yang paling bagus dalam ke pemimpinan jokowi juga yaitu transparansinya, yaitu mempulikasikan semua informasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui dana/anggaran di gunakan untuk apa daja dan meminimalisir terjadi korupsi. Akan tetapi dalam gaya ke pemimpin ini jokowi juga memiliki kekurangan yaitu karena Indonesia sangat luas jadi sangat memakan biaya dan waktu, sehingga pengambilan kebijakan apa yang harus dilakukan menjadi lama, karena harus turun langsung ke lapangan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tulisan : Produk Kreatifitas (Kreatifitas dan Keterbakatan)